Senin, 30 Juli 2012

JALAN-JALAN TIM PENDAMPING LAPANG KE DESA SUKARENA


Ke Rumah Kepala Desa dan Rumah Ketua Kelompok Tani Subur


Pagi hari yang cerah pada hari Minggu, 29 Juni 2012 mengiringi perjalanan Tim Pendamping Lapang KKN Tematik PRUKAB UB menembus hutan karet menuju ke Desa Sukarena Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musi Rawas. Perjalanan selama kurang lebih 1,5 jam dengan menempuh perjalanan sekitar 68 km dari tempat tinggal kami di Kota Lubuk Linggau tak terasa melelahkan. Karena sebagian besar jalan yang berupa jalan lintas sangat mulus tanpa gangguan berarti. 

Jalan mulai terasa bergelombang ketika arah perjalanan kami berpisah dari jalan lintas menuju ke arah Desa Sukarena. Seluruh jalan masih berupa jalan tanah yang dikeraskan. Alhamdulillah sudah lama tidak turun hujan sehingga kondisi jalan lumayan nyaman untuk dilalui. Sepanjang perjalanan masuk Desa Sukarena hamparan tanaman karet begitu memanjakan perjalanan kami.

Kondisi jalan menuju ke Desa Sukarena Kecamatan Sukakarya
Kabupaten Musi Rawas
Jalan tanah yang membelah lebatnya hutan karet membuat perjalanan
begitu menantang
Sebelum memasuki Desa Sukarena, kami terlebih dahulu melewati Desa Ciptodadi. Penduduk Desa Sukarena berdasarkan data BPS berjumlah 968 jiwa. Mayoritas pekerjaannya adalah petani karet. Perjalanan kami pertama kali menuju ke Rumah Kepala Desa Sukarena. Tujuan kami adalah silaturahmi dan koordinasi  tentang pelaksanaan pembentukan GARDAMAS MURA  dan KKN Tematik PRUKAB UB di Desa Sukarena. 

Tim Pendamping KKN Tematik PRUKAB saat berbincang
dengan Kepala Desa Sukarena Kecamatan Sukakarya

Selanjutnya perjalanan kami lanjutkan ke masjid Desa Sukarena karena sudah memasuki waktu duhur. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan ke rumah Pak Sugeng Hartadi. Beliau adalah ketua Kelompok Tani "Subur" Desa Sukarena. Disana kami berdiskusi lama membahas seputar masalah perkebunan karet, keadaan kelompok petani karet, KKN Tematik PRUKAB UB dan pembentukan GARDAMAS MURA. Dari diskusi tersebut kami ketahui bahwa Kelompok Tani "Subur" merupakan satu-satunya kelompok tani di Musi Rawas yang menjual hasil getah karetnya langsung ke pabrik pengolahan karet. Selain itu beliau juga sangat mendukung adanya GARDAMAS MURA dan siap untuk mengawal agar pelaksanaannya berjalan dengan baik. 

Beliau sudah lama aktif dalam organisasi kemasyarakatan dan pernah juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas. Beliau juga memiliki kolam Ikan Patin yang fungsinya untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Beliau mempunyai cita-cita bahwa suatu saat nanti seluruh masyarakat Desa Sukarena memiliki kolam ikan sendiri dirumahnya masing-masing. Sehingga kebutuhan lauk akan tercukupi tanpa membeli.

Disekitar rumah Pak Sugeng juga berdiri beberapa rumah yang berfungsi sebagai tempat tinggal orang-orang yang dibina oleh beliau. kebanyakan merupakan pendatang dari luar pulau yang memiliki keinginan untuk mengubah nasibnya menjadi lebih baik. Mereka dibina dan diberi ketrampilan sampai menjadi terampil, setelah dirasa cukup mereka akan dilepas untuk mandiri dan dibimbing sampai berhasil.

Kolam Ikan Patin milik Pak Sugeng untuk mencukupi kebutuhan keluarga
Beliau berharap suatu saat seluruh warga memiliki kolam sendiri dirumah
masing-masing 
Pendamping Lapang KKN Tematik UB Saat berbincang
dengan Pak Sugeng dan Bu Sugeng
Penimbangan getah karet milik anggota kelompok tani "SUBUR"
Papan nama kelompok tani "SUBUR" Desa Sukarena Kecamatan Sukakarya
Rumah tempat tinggal warga yang dibina oleh Pak Sugeng




Tidak ada komentar:

Posting Komentar