Selasa, 11 September 2012

LOKASI ALTERNATIF CALON DEMOPLOT PRODUK UNGGULAN KABUPATEN (PRUKAB) ”SISTIM PERTANIAN TERPADU BERBASIS KARET”

Kamis, 6 September 2012

Seperti yang telah diagendakan kemarin bersama Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas, hari ini kami (Tim Pendamping KKNT PRUKAB : Dian Agus Priatmoko, S.Pi dan M. Iqbal Arizal, S.Pi) bersama Staf Dinas Perkebunan Bapak Eman Suherman, SP dan Surya Adam Lintang , SP sudah bersiap sejak pukul 08.00 WIB di Kantor Disbun Mura. Setelah apel pagi Disbun, kami berempat berangkat menuju lokasi yang berjarak kurang lebih 40 Km dari arah Muara Beliti menuju Muara Kelingi. 

Lokasi yang akan kita kunjungi hari ini merupakan lokasi alternatif calon Demoplot PRUKAB "Sistim Pertanian Terpadu Berbasis Karet" yang terletak di Desa Bingin Jumput, Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas. Letak lokasi alternatif calon demoplot ini berada dipinggir jalan poros provinsi Palembang-Musi Rawas. 

Sebuah hamparan areal perkebunan yang masih  terdapat tonggak-tnggak kayu karet yang sudah mati sekitar 5 Ha membentang dihadapan kami. Kondisi lahan secara umum sudah terolah dan selama ini ditanami padi gogo, bawang merah, kacang, sayuran dan pare. Selain itu untuk kebutuhan pagar sebagai pengaman dari hama babi hutan, bahan kayu sudah tersedia di areal tersebut. 

Terdapat sebuah rumah yang berfungsi sebagai tempat beristirahat dan ditempati oleh petani yang bernama Pak Sugito juga (kami memanggilnya Pak Gito B). Beliau juga termasuk anggota Kelompok Tani Sinar Musi. Di lahan ini, Pak Gito B mengembangkan tanaman Pare, Cabai dan Bawang Merah. Saat kami kesana yang tersisa hanyalah batang-batang sisa tanaman yang mulai mengering karena dampak musim kemarau. Sebenarnya didekat areal lahan terdapat sebuah sungai kecil yang pada hari diluar musim kemarau digunakan untuk mengairi lahan tersebut, namun pada saat musim kemarau ini air tidak ada sama sekali. 

Oleh Pak Eman disampaikan bahwa lokasi ini akan diajukan sebagai Lahan Alternatif Calon Demoplot yang nantinya akan dikembangkan Sistim Pertanian Terpadu Berbasis Karet. Para petani yang hadir disana menyambut baik informasi tersebut dan mengharapkan adanya pembuatan sumur untuk sumber pengairan bagi lahan-lahan yang ada di areal tersebut. Mereka siap membantu dalam hal swadaya tenaga kerja dan pengolahan tanaman. 

Setelah dilakukan pengamatan di lokasi, disimpulkan jika lahan tersebut nantinya jadi digunakan sebagai Demoplot Sistim Pertanian Terpadu Berbasis Karet maka diperlukan langkah-langkah untuk membuat menjadi lebih baik yaitu diperlukan pembuatan badan jalan sejauh 250 m dengan lebar 4 m untuk menuju lokasi demoplot dari arah jalan raya, pengolahan lahan secara mekanis, pembuatan lahan seluas 5 Ha dan untuk mengantisipasi kekurangan air selama musim kemarau sekiranya diperlukan pembuatan sumur bor dengan kedalaman mencapai 30 m.




Dokumentasi 

Tim dari KKNT PRUKAB dan Disbun Mura ketika dirumah Ketua
Kelompok Sinar Musi Pak Sugito


Akses jalan setapak menuju lokasi lahan alternatif calon demoplot


Jalan setapak menuju lahan alternatif calon demoplot


Lokasi lahan alternatif calon demoplot
Kondisi  lahan alternatif calon demoplot 


Bibit bawang merah kelompok tani Sinar Musi  


Kelompok Tani Sinar Musi (Pak Sugito B) sedang berbincang ditempat tinggalnya


Sisa batang tanaman cabe rawit yang tumbuh dilokasi alternatif  calon   demoplot


Sisa batang tanaman pare yang tumbuh dilokasi alternatif  calon demoplot


Tanaman kacang panjang yang tumbuh disekitar lokasi alternatif  calon demoplot


Buah semangka hasil kelompok tani Sinar Musi yang dijual kepada konsumen

Kondisi Awal Lahan Demo Plot Perkebunan Karet Terpadu

Musyawarah Perencanaan Demo Plot dengan Kelompok Tani setempat

Kondisi Awal Calon Lahan Demo Plot Perkebunan Karet Terpadu

Rumah Tangga Miskin Kelompok Sasaran Demo Plot Karet Terpadu

Musyawarah Perencanaan Demo Plot Perkebunan Karet Terpadu

Kondisi Rumah Anggota Kelompok Tani di posisi di masing-masing Lahan

Kondisi Awal Lahan Demo Plot Perkebunan Karet Terpadu



PENGUMUMAN PENGUMPULAN LAPORAN HARIAN, LAPORAN KEGIATAN KKNT PRUKAB DAN PELAKSANAAN UJIAN KKNT PRUKAB

Diumumkan kepada seluruh peserta KKN Tematik PRUKAB, bahwa LAPORAN KEGIATAN HARIAN PESERTA KKNT PRUKAB dan LAPORAN KEGIATAN KKNT PRUKAB dukumpulkan paling lambat pada :

Hari                    : Sabtu
Tanggal              : 15 September 2012
Deadline              : Jam 24.00 WIB
Dikirim ke alamat email dianagus_priatmoko@yahoo.com

Pelaksanaan UJIAN KKNT PRUKAB dilaksanakan pada :

Hari                    : Sabtu
Tanggal               : 22 September 2012
Waktu                : (Menyusul)

Demikian harap untuk diperhatikan dan terimakasih.


Minggu, 09 September 2012

MONEV KEGIATAN KKN TEMATIK DARI KEMENTERIAN PEMBANGUNGAN DAERAH TERTINGGAL (KPDT)

Sukarena, 30 Agustus 2012


Kegiatan Monitoring dan Evaluasi kegiatan KKN Tematik PRUKAB UB dilakukan oleh Tim dari KPDT. Tim dari KPDT yaitu Mauludin Irwanto, SP, Giyanta SE dan Ekatmawati. Rombongan tim monev pertama kali menuju ke Posko KKNT Pusat di Kota Lubuk Linggau, rombongan diterima oleh Pendamping Lapang dan Mahasiswa KKNT PRUKAB Posko Kabupaten. Setelah dari Posko Pusat, rombongan selanjutnya menuju ke kantor Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas dan diterima oleh Kepala Dinas Perkebunan Ir. H. Ramdani, M.Si. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan menuju ke lokasi calon Demoplot di Desa Yudhakarya Kecamatan Sukakarya dengan didampingi oleh Kabid Produksi Eman Suherman, SP.

Setelah dari lokasi calon demoplot, rombongan melanjutkan perjalanan ke rumah Kepala Desa Sukarena dan berdiskusi sejenak ditempat tersebut. Setelah dari kepala desa, rombongan melanjutkan perjalanan ke masjid untuk shalat duhur. 

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan agenda diskusi dan pengarahan dari KPDT di rumah Bapak Sugeng Hartadi, beliau adalah tokoh Desa Sukarena yang selama ini banyak membantu kegiatan KKNT PRUKAB. Dalam kegiatan diskusi dan pengarahan dari KPDT ini peserta KKNT PRUKAB Dari Desa Banpres dan Desa Sukarena memaparkan hasil analisa SWOT dan masukan dalam menentukan kebijakan dari permasalahan yang ada. Setelah itu timdari KPDT memberikan pengarahan kepada peserta KKNT PRUKAB. Tim Monev KPDT mengapresiasi program kegiatan yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKNT, terlebih lagi setelah mengetahu bahwa mahasiswa peserta KKNT PRUKAB tidak pulang ke Pulau Jawa tempat mereka berdomisili ketika Rari Raya Idul Fitri tiba.

Acara selesai pada sore hari dan peserta pamit ke tempat masing-masing.

Tim Monev KPDT saat berkunjung ke posko pusat Kota Lubuk Linggau
Rombongan Tim Monev KPDT, TIm Pendamping Lapang dan Mahasiswa
Peserta KKNT PRUKAB Posko Kabupaten Musi Rawas
Tim Monev KPDT saat berkunjung ke Kantor Dinas Perkebunan
Kabupaten Musi Rawas
TIm Monev KPDT, Tim Pendamping dan Peserta KKNT PRUKAB
saat berada di Kenator Dinas Perkebunan Musi Rawas

TIm Monev KPDT saat berada di lokasi calon demoplot

Tim Monev KPDT saat berada di Rumah Kepala Desa Sukarena

MC yang membawakan acara Diskusi dan Pembekalan Tim Monev KPDT

Pendamping Lapang KKNT ketika memberikan sambutan 

Perwakilan dari Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas
saat memberikan sambutan
 

Bapak Sugeng Hartadi selaku tokoh masyarakat Desa Sukarena
saat memberikan sambutan

Tim Monev KPDT saat memberikan materi pembekalan

Perwakilan Peserta KKNT PRUKAb Posko Kabupaten saat
memberikan laporan kegiatan

Perwakilan Peserta KKNT PRUKAb desa Sukarena
saat meberikan laporan hasil kegiatan kegiatan KKNT

Perwakilan Peserta KKNT PRUKAb Desa Banpres saat meberikan
laporan hasil kegiatan kegiatan KKNT

Suasana saat kegiatan Diskusi dan Pembekalan KKNT PRUKAB
oleh Tim Monev KPDT

Seluruh Peserta KKNT PRUKAB, Tim Monev KPDT, Disbun 
dan Tokoh Masyarakat berfoto bersama